Buah Buahan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Diabetes – Diabetes dapat terjadi ketika organ pankreas tidak memproduksi cukup insulin, atau tidak dapat mengelola insulin dengan baik akibat disfungsi organ. Hal ini menyebabkan kadar gula darah pada penderita diabetes lebih tinggi dibandingkan dengan kadar gula orang normal. Oleh karena itu, penderita diabetes sebaiknya membatasi makanan tertentu yang mengandung gula dalam bentuk karbohidrat biasa (bukan karbohidrat kompleks). Dengan kata lain, pasien diabetes perlu memantau seluruh asupan gula yang masuk ke dalam tubuh, termasuk gula yang berasal dari buah-buahan tertentu.

Durian mengandung bahan-bahan yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun siapa sangka buah ini tidak dianjurkan dikonsumsi oleh penderita diabetes. Mengonsumsi durian dalam jumlah berlebihan akan berbahaya bagi penderita diabetes. Pasalnya, durian mengandung fruktosa atau gula alami yang tinggi kalori dan karbohidrat.

Buah Buahan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Diabetes

Buah Buahan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Diabetes

Dalam takarannya per 100 gram daging durian mengandung 27 gram karbohidrat, kalori 147 kkal, dan kandungan lemak cukup tinggi, sebanyak 5 gram. Mengonsumsi durian bagi penderita diabetes dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara tiba-tiba. Hal ini bisa berbahaya bagi tubuh; jika tidak digunakan dalam jangka panjang akan menimbulkan sindrom

Jaga Kesehatan Paru Paru Dengan Konsumsi 6 Buah Dan Sayur Ini

Dapat menyebabkan darah penderita diabetes menjadi kental. Hal ini terjadi ketika kadar gula darah mencapai 600 mg/dl atau lebih. Pada fase ini, tubuh pasien akan berusaha membuang kelebihan gula melalui urin sehingga menyebabkan pasien mengalami dehidrasi. Jika gejala ini tidak dikendalikan, gejalanya akan bertambah parah hingga dapat menyebabkan koma dan kematian. Sekitar 21 persen pasien diabetes mengalami sindrom ini akibat komplikasi penyakit jantung, gangguan ginjal, dan stroke, yang semuanya berkorelasi negatif dengan tingginya kandungan gula pada buah durian.

Penderita diabetes yang mengalami kenaikan kadar gula secara tiba-tiba ditandai dengan mulut kering dan haus, mata cekung, detak jantung cepat, kaki dan tangan dingin, demam, kebingungan, lemas pada salah satu sisi tubuh, bahkan kejang, pingsan, dan koma. Semua gejala tersebut tidak serta merta langsung muncul saat penderita diabetes mengonsumsi durian, namun untuk mengantisipasinya sebaiknya hindari konsumsi durian, apalagi dalam porsi besar.

Jika Anda menderita diabetes, bukan berarti Anda tidak bisa mengonsumsi durian selamanya. Faktanya, indeks glikemik satu biji durian hanya 55 yang termasuk dalam kategori makanan rendah gula. Bahkan, nilai indeks tersebut lebih rendah dibandingkan nasi putih yang nilainya 65. Namun jarang sekali orang yang mengonsumsi durian merasa puas dengan satu atau dua biji durian. Biasanya saat mengonsumsi durian, seseorang akan “lupa diri” dan mengonsumsinya secara berlebihan. Oleh karena itu, ada aturan yang harus dipatuhi bagi penderita diabetes jika ingin mengonsumsi durian.

Pertama, pasien diabetes harus memperhatikan berapa banyak karbohidrat (gula) yang mereka konsumsi dan batasan apa yang harus dipatuhi. Penderita diabetes boleh mengonsumsi durian dalam porsi kecil atau maksimal 2 buah. Daging buah durian yang berukuran kecil sekalipun mengandung 8 gram gula pasir yang terbentuk dari karbohidrat. Ini sama dengan gula yang terdapat pada satu buah apel atau pepaya. Kandungan glukosa pada durian akan meningkatkan kadar gula darah sehingga memperburuk gejala diabetes.

Buah Terlarang Bagi Penderita Diabetes

Tips lainnya adalah dengan mengonsumsi mentimun, sayur mentah, dan tomat sebelum mengonsumsi durian. Hal ini bertujuan untuk mengisi perut dan mengendalikan keinginan untuk mengonsumsi durian lebih banyak. Jika ingin mengonsumsi durian, sebaiknya kurangi asupan makanan lain yang tinggi karbohidrat (gula). Ingat juga bahwa makan durian akan menghambat kerja obat diabetes, jadi Anda harus berhati-hati terhadap kemungkinan komplikasi.

Mangga merupakan buah yang mudah ditemukan di seluruh dunia. Warna dagingnya yang mencolok serta rasanya yang manis dan asam pasti disukai banyak orang. Saat Anda makan mangga, Anda pasti akan menyadari bahwa rasanya sangat manis dan kuat. Hal ini menandakan tingginya kandungan gula pada buah mangga.

Faktanya, mengonsumsi mangga dalam batas normal tidak mempengaruhi kadar glukosa penderita diabetes. Terlebih karena mangga juga mengandung serat yang mampu menghambat proses penyerapan gula dalam tubuh. Oleh karena itu, proses peningkatan gula tidak akan meningkat secara drastis. Pengurus Besar Persatuan Diabetes Indonesia (PB PERSADIA) menjelaskan, kandungan gula dan kalori pada buah mangga dapat meningkatkan kadar gula darah pada manusia sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Buah Buahan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Diabetes

Sebagian orang menganggap rasa manis mangga itu menyehatkan sehingga masyarakat mengonsumsinya dalam jumlah banyak, padahal tindakan tersebut salah dan berbahaya bagi kesehatan. Bagi penderita diabetes, jumlah mangga yang dianggap normal adalah dua potong mangga atau maksimal setengah buah mangga ukuran sedang (85 gram). Sebutannya hanya untuk mencicipi saja, bukan untuk memuaskan hasrat menyantap mangga. Perlu diingat juga bahwa mengonsumsi satu buah mangga utuh saja sudah cukup untuk meningkatkan kadar gula darah penderita diabetes, yang jelas akan berakibat fatal jika terus berlanjut.

Daftar Makanan Yang Baik Untuk Penderita Asam Urat

Beberapa dampak buruk bila kadar gula darah naik adalah meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi gusi dan gigi, masalah kulit, penyakit tulang, kerusakan saraf, serta penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Untuk meminimalisir risiko tersebut, sebaiknya konsumsi mangga dikombinasikan dengan makanan yang mengandung serat dan protein.

Jika makanan tinggi protein dan serat dikonsumsi bersama buah mangga yang kaya akan karbohidrat (gula), maka akan meminimalisir kenaikan kadar gula darah. Dengan kata lain, kadar gula darah bisa dikontrol dengan strategi makan tertentu. Misalnya saja setelah mengonsumsi setengah buah mangga, Anda bisa mengonsumsi telur, keju, atau kacang-kacangan untuk menetralkan kadar gula darah.

Buah berikutnya yang tidak boleh dimakan oleh penderita diabetes adalah semangka. Banyak orang yang tertarik dengan semangka karena rasanya yang manis dan segar serta harganya yang terjangkau. Konotasi kata ‘tidak boleh’ mengacu pada tingginya indeks glikemik semangka, yakni 76, sehingga mengandung kadar gula yang tinggi. Meski semangka juga mengandung banyak nutrisi lain, namun tetap tidak disarankan bagi sebagian penderita diabetes akut untuk mengonsumsi buah ini.

Jika penderita diabetes tetap ingin makan semangka, kuncinya adalah mengonsumsinya dalam porsi kecil. Selain itu, penting untuk mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang mengandung lemak sehat, serat, dan protein. Beberapa makanan yang mengandung nutrisi tersebut adalah kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, daging merah, dan ayam. Mengonsumsi makanan yang bervariasi ini akan mengurangi dampak buruk yang bisa ditimbulkan oleh tingginya kadar glukosa dari semangka.

Pilihan Buah Yang Aman Untuk Pengidap Diabetes

Tips lain yang bisa diikuti adalah makan semangka setelah satu jam makan makanan berat agar Anda mengurangi porsinya saat perut sudah terasa kenyang. Meski patokan larangan makan semangka hanya indeks glikemiknya saja dan belum ada penelitian khusus mengenai hal tersebut, namun sebagai tindakan pencegahan perlu berhati-hati agar terhindar dari komplikasi terkait diabetes. Misalnya sakit perut, selalu merasa haus, pandangan kabur, dan sakit kepala.

Nanas memiliki rasa manis, asam dan segar. Namun nanas memiliki kombinasi kadar gula dan karbohidrat yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. Sesuai anjuran standar penyajian buah per 150 gram, satu porsi nanas cincang mengandung 15 gram gula pasir dan 19 gram karbohidrat. Sedangkan nanas utuh mengandung hampir 120 gram karbohidrat, dan nanas yang diolah menjadi buah kalengan lalu ditambahkan sirup kental mengandung 51 gram karbohidrat per cangkir.

Nanas kaya akan nutrisi, termasuk enzim yang disebut bromelain, sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik. Selain itu, nanas dapat membantu menekan peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan pada nanas juga dapat membantu melawan stres oksidatif. Hal ini tentu saja menjadikan nanas sebagai buah yang menawarkan banyak manfaat kesehatan yang luar biasa, namun bukan pilihan yang baik bagi penderita diabetes.

Buah Buahan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Diabetes

Nanas diketahui memiliki indeks glikemik atau kadar gula darah sedang. Buah dengan indeks glikemik rendah dianggap terbaik untuk penderita diabetes, sehingga nanas tidak cocok untuk penderita diabetes. Pasalnya, karbohidrat pada nanas juga bisa menyebabkan kadar gula darah tinggi. Kebanyakan penderita diabetes menghitung jumlah karbohidrat yang mereka konsumsi setiap kali makan untuk menghindari fluktuasi kadar gula darah yang signifikan. Dalam hal ini nanas mengandung karbohidrat yang cukup untuk meningkatkan kandungan gulanya.

Makanan Ini Bisa Membantumu Saat Sakit Cacar Air, Gak Bikin Gatal

Karena memiliki indeks glikemik sedang, nanas tidak terlalu baik untuk kadar gula darah. Namun, penderita diabetes tidak perlu khawatir jika memang ingin mengonsumsi nanas. Nanas bisa dipadukan dengan makanan dengan indeks glikemik rendah. Perlu diperhatikan bahwa jus nanas tidak dianjurkan dikonsumsi karena lebih banyak mengandung gula. Dan penderita diabetes sebaiknya menghindari makan nanas sebisa mungkin.

Ceri adalah buah manis lain yang tinggi gula dan karbohidrat yang harus dihindari penderita diabetes. Namun ada dua jenis ceri, manis dan asam, yang dapat memberikan efek berbeda pada kadar gula darah seseorang. Ceri asam mengandung lebih sedikit karbohidrat dibandingkan ceri manis. Satu cangkir buah ceri asam mengandung sekitar 19 gram karbohidrat, yang setara dengan sekitar 5 sendok teh gula. Sementara itu, satu cangkir buah ceri manis mengandung sekitar 25 gram karbohidrat atau setara dengan lebih dari 6 sendok teh gula pasir.

Jumlah karbohidrat ini dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun buah ceri mengandung banyak nutrisi untuk tubuh, seperti serat, protein, vitamin C, dan potasium. Selain itu, buah ceri juga dapat meningkatkan fungsi saraf dan mengatur tekanan darah. Buah ceri ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk kemampuannya dalam melindungi tubuh dari penyakit berbahaya seperti kanker dan jantung. Namun buah ceri tidak dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes. Tindakan yang tepat bagi penderita diabetes adalah memilih buah ceri yang asam, karena jumlah karbohidrat di dalamnya lebih rendah. Namun, jika penderita diabetes ingin mengonsumsi buah ceri manis, porsinya yang setengah gelas sudah cukup, mendekati jumlah maksimal yang disarankan.

Penderita diabetes tidak serta merta harus berhenti mengonsumsi buah, namun sebaliknya buah mampu menetralkan kadar gula darah. Namun beberapa buah di atas merupakan buah yang sebaiknya dihindari atau dibatasi. Jika tidak, bisa diganti

Ketahui Buah Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Asam Lambung

Yang tidak boleh dimakan penderita diabetes, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita diabetes, makanan yang boleh dimakan oleh penderita diabetes, buah buahan yang boleh dikonsumsi penderita diabetes, makanan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes, buah buahan yang boleh dimakan penderita diabetes, buah buahan yang boleh dimakan oleh penderita diabetes, buah yang boleh dimakan oleh penderita diabetes, buah buahan yang tidak boleh dimakan oleh penderita asam urat, buah buahan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes, buah buahan yang tidak boleh dimakan oleh penderita darah tinggi, yang boleh dimakan penderita diabetes

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *