Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram – Pasca pencabutan keadaan darurat akibat pandemi, kuota jemaah haji tahun 2023 akan kembali normal. Dalam suatu kesempatan, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah membeberkan jumlah pastinya yakni dua juta jamaah.

Dari dua juta tersebut, jumlah jamaah haji terbesar keenam di dunia adalah: india (229.000), Pakistan (179.210), India (175.025), Bangladesh (127.000), Nigeria (95.000) dan Iran (87.550).

Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram

Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram

Beruntungnya jemaah haji asal Indonesia, karena dengan kuota 229.000 ini merupakan kuota terbesar di dunia, artinya secara statistik dengan komposisi lebih dari 10 persen dari total jumlah jemaah haji maka akan terdapat 1 jemaah Indonesia. mereka. 10 orang di sana.

Siap Layani Jemaah Haji Indonesia, Ini Sebaran Wilayah 108 Hotel Di Makkah

Menurut Pejabat Penyelenggara Haji (PPIH) Arab Saudi, di Mekah telah disiapkan 108 hotel untuk jemaah Indonesia. Hotel-hotel tersebut tersebar di lima kawasan, yakni: Mahbas Jin (17 hotel), Jarwal (10), Raudlah (15), Misfalah (26) dan Syisyah (40).

Lokasi hotel di Mekah terbagi menjadi 11 sektor dan satu sektor khusus Masjidil Haram. Jarak terdekat hotel ke Masjid Hatam sekitar 850 meter di Jarwal, sedangkan jarak terjauh sekitar 4339 meter di Syisyah. PPIH juga telah menyiapkan Bus Shalawat untuk mengangkut jamaah menuju Masjidil Haram, baik saat menuju Masjidil Haram maupun pulang darinya.

Pasca proyek perluasan, Masjid Agung sendiri kini mampu menampung hingga 3 juta jamaah. Dikutip dari Leaders Men, laporan resmi memperkirakan hampir tiga juta orang shalat pada malam 27 Ramadhan di Masjidil Haram. Secara rinci, menurut Direktur Administrasi Umum Perpanjangan Saudi Ketiga di Masjidil Haram, Walid Al-Masoudi, ia mengatakan perpanjangan tersebut menerima lebih dari 500.000 jamaah, dengan tarif perpanjangan 250.000 dan lebih dari 250.000 pada jamaah. alun-alun atau alun-alun Masjidil Haram.

Di tengah banyaknya jemaah haji asal Indonesia, terdapat juga petugas haji Indonesia di sejumlah lokasi strategis. Ternyata masih banyak jamaah yang tersesat saat hendak pulang dari Masjidil Haram.

Jemaah Haji Indonesia 2023 Telah Tiba Di Tanah Suci, Simak Fakta Faktanya

Sesampainya di tempat penginapan (hotel), jamaah haji dapat langsung meminta kartu nama hotel dan mengingat nama hotelnya. Ingat baik-baik, bila perlu ambil foto nama hotel di bagian depan gedung. Setelah itu, jamaah juga bisa mengurus penandaan nama hotel pada peta digital di ponselnya. Pada peta digital ini Anda juga dapat melihat bangunan apa saja yang terdapat di sekitar hotel. Jangan lupa, di peta digital, lihat juga arah, rute, dan jarak dari hotel menuju Masjidil Haram, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan mobil.

Mengetahui nama hotel dan lokasinya, di tengah bangunan yang hampir sama, akan menjadi kunci agar jamaah haji tidak tersesat saat berangkat atau pulang dari Masjidil Haram.

Masjid Agung memiliki area pembangunan yang sangat luas. Luasnya sekitar 365 ribu meter persegi. Sebelum dilakukan revitalisasi, total pintu masuk Masjid Agung sebanyak 120 buah. Dari seluruh pintu tersebut, dikelompokkan menjadi lima pintu utama. Detilnya dimulai dari gerbang yang diberi nama Bab Raja Fahad, nama ini memuat gerbang yang diberi nomor 70 hingga 93. Bab Umrah, Raja Abdul Aziz, Raja Abdullah dan Safa Marwah termasuk gerbang yang diberi nomor 20 hingga 25. Kelompok gerbang Raja Fahd, Raja Abdul Aziz dan Raja Abdullah akan mengelola masjid baru yang merupakan hasil revitalisasi Masjid Agung. Lokasinya berseberangan dengan Dar dekat Tauhid Continental Hotel dan Menara Zam-Zam.

Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram

Nama pintu ini sejak awal sebenarnya dimaksudkan agar umat beriman lebih mudah mengingatnya. Namun hal ini terbukti masih menyulitkan jamaah haji untuk memetakan arahnya dan mengenali gerbang masjid sebagai landmark. Agar tidak tersesat, jamaah haji bisa mengingat pintu masuknya. Kalau ada waktu, foto saja dengan gadgetmu, nama pintu masuk dan nomor pintu yang kamu lewati agar bisa dilihat kembali saat keluar masjid.

Jemaah Haji Indonesia Tempati 108 Hotel Di Makkah

Jamaah haji asal Indonesia dinilai paling bahagia mengingat banyaknya petugas dan petugas yang membantu jamaah. Banyak jamaah haji dari negara lain yang terang-terangan menyatakan iri dengan jumlah jamaah kita. Apalagi melihat kecepatan pelayanan jamaah di berbagai tempat dan kondisi jamaah.

Bahkan, para pengurus Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bekerja 24 jam sehari di Masjidil Haram, bahkan mulai dari hotel tempat jamaah menginap hingga terminal bus shalawat dan di titik-titik tertentu jalur haji. . Terkadang ada beberapa petugas yang sengaja mencari jamaah yang hilang atau mangkir dari rombongannya.

Nah, bagi jamaah haji yang mengalami kendala seperti lupa kembali ke hotel atau tertinggal rombongan, pastikan mencari petugas haji Indonesia dan meminta bantuannya. Petugas Haji ini mudah dikenali karena mengenakan seragam lengkap dan rompi dengan tulisan “Petugas Haji Indonesia 2023”. Kehadiran mereka juga tersebar di titik-titik strategis sekitar Masjidil Haram, halte bus salat, dan sekitar akomodasi jamaah.

Jika ada di antara jemaah haji yang juga mengalami kendala seperti barang hilang, ragu mencari hotel, dan lain-lain, bisa segera menemui petugas dan melaporkannya. Petugas-petugas ini akan dengan cepat membantu menyelesaikan segala permasalahan yang muncul.

Tiba Di Makkah, Petugas Daker Dan Sektor Bersiap Sambut Jemaah

Akan lebih aman jika jamaah berangkat secara rombongan atau rombongan. Karena pada kenyataannya, gerakan independen lebih berpotensi untuk menyasar. Khususnya bagi jamaah haji yang masuk kategori lansia.

Mengingat banyaknya jamaah lansia, maka disarankan bila ingin berangkat ke Masjidil Haram lebih banyak membawa jamaah secara tim atau rombongan. Dan meski kita tersesat bersama, situasinya akan lebih aman. Pertama, mereka akan saling mengingatkan tentang rute yang diambil, dan kedua, mental mereka bisa tenang, karena meski tersesat, mereka akan punya teman.

Orang-orang beriman yang berkelompok tidak akan mudah panik atau stres. Dengan lebih banyak orang, lebih mudah untuk menemukan solusi bersama.

Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram

Jamaah hendaknya memberikan perhatian khusus saat memasuki masjid. Hal ini terkadang menjadi kepanikan ketika jemaah hanya menaruhnya di rak dekat pintu masuk masjid. Sebaiknya sandal atau sepatu dimasukkan ke dalam tas khusus dan dibawa kemanapun ada jamaah di masjid.

Sebaran Lokasi Hotel Per Provinsi Yang Ditinggali Jamaah Haji Indonesia Di Makkah

Begitu jamaah meninggalkan masjid, ia tidak perlu lagi mencari sandalnya. Hal ini juga memberikan gambaran jika ternyata pintu keluar masjid berbeda dengan pintu masuk.

Dalam beberapa kejadian, karena jemaah tidak dapat menemukan sandalnya, ia terpaksa keluar masjid tanpa alas kaki. Jika terpaksa, apalagi saat berjalan menuju terminal bus Shalawat yang jauh, kaki jamaah bisa terluka atau melepuh. Apalagi jika hal itu terjadi di hari yang panas.

Semoga lima tips sederhana ini bisa menjadi jalan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia untuk beribadah di Masjidil Haram dengan tenang, tanpa khawatir tersesat atau kesulitan mencari jalan pulang. Tentunya kelima tips ini harus dibarengi dengan tindakan pencegahan dasar, seperti selalu membawa identitas haji dan umrah, kartu nama hotel, dan nomor telepon atau ponsel teman sekamar atau teman Anda. Hal ini sangat penting, sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat, segeralah berhubungan dengan pihak lain yang dapat memberikan pertolongan atau bantuan.

Yang terakhir, karena ini masih termasuk tanah haram, tentunya hindari segala larangan dan perbanyak selalu istighfar, shalawat dan betdo’a agar Allah swt menjadikan kita. lindungi semua orang dari segala kesulitan selama kita berada di negeri para nabi yang mulia ini. JPP MAKKAH – Bus kota berwarna hijau dengan tulisan ‘Indonesia’ dari kawasan Syisah. Sekitar 50 jamaah asal Indonesia berada di dalamnya. Mereka akan diantar ke terminal Syib Amir, tak jauh dari Masjid Agung. Layanan transportasi ini dikenal dengan nama Bus Shalawat.

Abrar Al Hijra Entire Apartment (mecca)

Nur Fajri (52), jemaah asal Pekanbaru, Riau, yang tergabung dalam rombongan BTH 01 mengaku senang menaiki Bus Shalawat. Jarak dari hotel tempat beliau menginap di Syisah ke Masjid Agung relatif jauh, lebih dari 4 km. Namun kehadiran bus salat membuat ibadah menjadi lebih dekat dan mudah. Ia dan istrinya Murlianti (50) tak khawatir ketinggalan salat berjamaah.

Alhamdulillah busnya jalan 24 jam, banyak yang berangkat, saya tidak khawatir kalau ketinggalan (rombongan), ujarnya di Makkah awal pekan lalu.

Layanan bus shalawat kini tersedia untuk seluruh jemaah haji Indonesia. Mereka yang menginap di hotel-hotel di kawasan Jarwal dan hanya berjarak sekitar 1 km dari Masjidil Haram juga mendapat layanan antar-jemput ini. Sebelumnya, bus hanya diberikan kepada jamaah yang berdomisili dalam radius minimal 1,5 km.

Jarak Misfalah Ke Masjidil Haram

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Makkah Arab Saudi, Subhan Cholid mengatakan, pihaknya menyiapkan 450 unit bus salat untuk ibadah haji 1440H/2019M. Bus ini beroperasi secara bertahap, mulai dari awal kedatangan jemaah di Mekkah. Armada yang dikelolanya disesuaikan dengan jumlah jamaah yang sudah berada di Mekkah.

Jemaah Haji Tiba Di Makkah, Ditempatkan Di Hotel Paling Dekat 850 Meter Dari Masjidil Haram

Bus Shalawat melayani sembilan rute perjalanan, yaitu: Jamarat–Mahbas Jin–Bab Ali, Syisah–Syib Amir, Syisah Raudhah–Syib Amir, Syisah I–Syib Amir, Raudhah–Syib Amir, Syisah II–Syib Amir, Jarwal–Syib Amir, Misfalah–Jiad dan Rey Bakhs–Jiad. Terdapat 56 pemberhentian pada rute ini yang paling dekat dengan hotel jamaah, dengan pemberhentian terakhir di tiga terminal sekitar Masjidil Haram. Ketiganya adalah Terminal Bus Jiad, Syib Amir, dan Bab Ali. “Semuanya bekerja 24 jam sehari,” tegas Subhan.

Kepala Transportasi PPIH Arab Saudi Asep Subhana menambahkan, bus shalawat berkapasitas maksimal sekitar 70 penumpang. Bus ini dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), tombol pelepas pintu darurat, GPS dan pemecah kaca. Soket USB juga terdapat di dinding bus, dekat kursi penumpang, sehingga jamaah dapat menggunakannya untuk mengisi daya ponsel dan gadgetnya.

PPIH Arab Saudi menggandeng dua operator bus dalam penyediaan layanan transportasi shalawat. Pertama, Saptco yang melayani lima rute dan memiliki bus berwarna merah. Kedua, Rawahil yang melayani empat rute, dan memiliki ciri khas warna hijau busnya.

Jalur bus pertama yang mengangkut jemaah Indonesia berangkat haji diadakan pada tahun 2008. Kemudian pemerintah Saudi membongkar hotel-hotel di sekitar Masjidil Haram, khususnya di kawasan Syib Amir. Oleh karena itu, ketersediaan hotel di sekitar Masjidil Haram sangat terbatas. Jamaah haji Indonesia akhirnya mencari rumah yang cukup jauh dari Masjidil Haram.

Hotel Di Mekah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia, Ini Sebaran Wilayahnya

“Waktu itu Rumah Jamaah Haji Indonesia paling dekat dengan Masjidil Haram

Jarak hotel misfalah ke masjidil haram, jarak masjidil haram ke masjidil aqsa, jarak hotel grand al massa ke masjidil haram, jarak hotel rayyana ajyad ke masjidil haram, jarak hotel anjum ke masjidil haram, jarak hotel ajyad makarim ke masjidil haram, jarak hotel badr al massa ke masjidil haram, jarak grand al massa ke masjidil haram, jarak hotel olayan ajyad ke masjidil haram, jarak antara masjidil haram ke masjidil aqsa, jarak olayan ajyad ke masjidil haram, jarak hotel al massa ke masjidil haram

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *