Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah – Peran Aktif KPPN Makassar II Kerjasama dengan Komunitas Pelangi Makassar KPPN Makassar II berupa sharing ilmu untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang literasi, mengembangkan kapasitas menuju perbendaharaan yang berintegritas dan berkualitas”. .(Baca artikel di Komunitas Pelayanan KPPN Makassar II di Komunitas Anak Pelangi, Lorong Pelangi dan Perpustakaan Lorong di Barang Thambung )

Dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional yang akan jatuh pada tanggal 8 September 2020 dan sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas Anak Pelangi, KPPN Makassar II menayangkan karya tulisnya di Microwave KPPN Makassar II. Hal ini merupakan bentuk dukungan KPPN Makassar II untuk mendukung pendidikan literasi bagi generasi muda di Kota Makassar.

Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah

Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah

Belajar dari rumah adalah pengalaman saya di masa Corona, dan di masa Corona kita bisa berkumpul bersama keluarga dan belajar online di rumah sudah menjadi bagian dari kenormalan baru. Sebagai warga negara Indonesia, kita menjalani hidup di tengah pandemi virus corona. Namun kendala infrastruktur dan teknologi menciptakan kesenjangan pendidikan antar sekolah.

Website Resmi Sekolah Sdn 14 Kota Bima

Saya setuju jika ada perbedaan besar aktivitas keduanya saat belajar di rumah, karena saya di rumah dan mempunyai aktivitas yang berbeda, sehingga sekolah di Makassar tidak seperti sekolah swasta. Sekolah swasta sangat terorganisir dan rapi dan kami diberikan tugas setiap hari dan hasilnya dikirim melalui email atau ruang kelas. Tapi tugas adikku dari sekolah tidak teratur dalam 1 minggu, hanya 2 atau 3 tugas tambahan. Ada seorang anak dari sekolah lain di dekat rumah saya, seorang anak dari SMP 27 Makassar, mengatakan kepada saya bahwa dia lebih suka belajar di sekolah daripada di rumah karena bosan tanpa teman seperti biasanya di rumah.

Saya dan adik saya belajar program TVRI di rumah sejak akhir Maret lalu. Sesuai instruksi sekolah saya, SMP Negeri 18 Makassar diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikput) dengan tajuk “Belajar dari Rumah” melalui proyek TVRI. Siswa seperti Fildza dan Ayu dapat meminta penjelasan tentang suatu topik.

Dan mengingat hambatan dan keterbatasan yang ada, tidak mengherankan jika orang tua menghadapi banyak kendala dalam menerapkannya. Lihat saja, hampir semua media sosial mengunggah suka dan duka para orang tua yang menjadi tutor anaknya di rumah, dan masalahnya kita harus membeli pekerjaan rumah.

Meski begitu, banyak orang yang mengalami banyak kendala selama menjadi guru dan melaksanakan pembelajaran daring di rumah, mulai dari hambatan eksternal dan internal.

Kisah Mahasiswa Sukarelawan Mengajar Di Tengah Pandemi

Setelah kami selesai belajar online, setiap hari Sabtu dan Minggu saya pergi mengaji dan itu adalah rutinitas kami sehari-hari.

Selama saya tinggal di rumah, banyak sekali manfaat yang saya dapatkan, seperti saya dan keluarga bisa menghabiskan banyak waktu bersama, dan banyak pelajaran bermanfaat yang saya dapatkan, seperti belajar memasak dengan membantu ibu saya selama saya di rumah. Jangan lupa untuk sering-sering mencuci tangan setelah membersihkan dapur dan halaman. Memegang sesuatu agar kita bebas dari kuman atau bakteri.

Dan saya tidak lupa berdoa 5 waktu dan senantiasa mencari Allah. Kita memohon perlindungan kepada Allah agar Corona ini segera meninggalkan dunia dan negara kita dan kita dapat beraktivitas seperti biasa lagi dan bersahabat dengan sahabat dan guru.

Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah

Setiap keluar rumah, jangan lupa memakai masker dan menjaga jarak. Seperti minggu lalu, saya berangkat ke sekolah untuk mengambil buku cetak dari perpustakaan, dan selama saya dan teman-teman berada di lingkungan sekolah, kami tetap fokus pada etika kesehatan. Sekembalinya ke rumah, saya tidak lupa mencuci kaki dan tangan. Saya menggunakan sabun agar tidak ada kuman yang menempel di tangan kita, selama kita masih dalam situasi atau situasi corona kita harus waspada, menjaga jarak, menjaga kesehatan, makan makanan yang bergizi dan berhati-hati saat keluar rumah. Rumah.

Ciptakan Momen Seru Dengan Keluarga, Orami Playdate Festival Ajak Ibu Belanja, Bermain, Dan Belajar Dari Rumah — Sirclo

Keesokan harinya saya melakukan pembelajaran daring dengan dibimbing oleh ibu saya, dan terkadang ibu saya harus berangkat kerja, jadi saya juga melakukannya untuk membantu ayah saya memenuhi kebutuhan finansial keluarga.

Pada tanggal 1 November 2020, KPPN Makassar II memperingati Hari Oeang ke-74 bersama K-Apel (Komunitas Anak Pelangi Makassar) sebagai berikut: KPPN Makassar II memperingati Hari Oeang bersama K-Apel. KPPN Makassar II memberikan hadiah kepada para pemenang dan memamerkan karyanya di website resmi KPPN Makassar II sebagai apresiasi atas karya tulis anak-anak pendamping K-Apel. Hadiah tersebut berasal dari sumbangan seluruh staf dan petugas KPPN Magasar II sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan minat literasi anak-anak pada usia dini. Berikut nama-nama pemenang dan beberapa hasil karya Paguyuban Anak Belangi Makassar yang mengangkat tema Hari Oyang ke-74.

KPPN Makassar II juga turut serta dalam upaya peningkatan mutu pendidikan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memberikan akses internet kepada masyarakat di sekitar MAN Insan Centikeia yang berada di kawasan perbukitan yang sebelumnya kesulitan mengakses internet. Para sarjana MAN KPPN Makassar II, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dalam hal ini Sistem Informasi dan Direktorat Teknologi Perbendaharaan, Goa, bisa mendapatkan akses internet. Hal ini tidak hanya berguna dalam upaya penerapan SAKTI tetapi juga bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. (Baca artikel disini: Sosialisasi Aplikasi SAKTI, Pelayanan Yuskanov19 dan Bakti Sosial Satker Mitra KPPN Makassar II)

KPPN Mahasar II berperan aktif dalam mendorong upaya peningkatan kesejahteraan desa melalui digitalisasi layanan dan output desa. Untuk itu KPPN Makassar II menjadi tuan rumah website dan domain caradde.id.

Bosan Saat Libur? Ini 6 Contoh Kegiatan Positif Di Rumah Yang Bisa Dicoba

Caradde (baca: cara’de’) dalam bahasa Makassar berarti bijaksana; konyol; cerdas; cerdas Caradde kemudian dijadikan akronim Cerita dan Karya dari Desa yang menjadi domain caradde.id. Domain ini digunakan untuk menampung subdomain desa yang dibuat berikutnya. Pengembangan tersebut merupakan CSR yang merupakan wujud tanggung jawab sosial KPPN Makassar II terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Program inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas yang ada di desa.

. Hal ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi desa-desa dan kecamatan lain di Kabupaten Thakalr. KPPN Makassar II telah merespon dengan baik prioritas pembangunan pedesaan Kementerian Desa dengan melakukan pendampingan digitalisasi pedesaan. Acara serah terima tersebut merupakan rangkaian dari Hari Pelayanan Perbendaharaan ke-17 dan Hari Republik Indonesia ke-75.

Hak Cipta Direktorat Perbendaharaan () Kementerian Keuangan Republik Indonesia KPPN Makassar II Jl Urip Sumohardjo KM 4 Makassar Telp: 0411-457932 Fax: 0411-456958 Perkenalkan, nama saya Audrey Reginavanle. Saya sekarang belajar kelas 1 di SD Maria Bintang Lot

Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah

. Saya ingin berbagi dengan teman-teman tentang pengalaman saya selama belajar di rumah atau dikenal dengan pembelajaran jarak jauh yang disingkat PJJ.

Belajar Dari Rumah 5 Smart.

Bagi Indonesia pada bulan Maret 2020, kita semua perlu belajar dari rumah untuk memutus rantai penularan virus. Guys, walaupun belajar dari rumah, aku selalu tertarik untuk melakukan PJJ karena aku mempunyai orang tua terutama ibu yang selalu mendampingiku ketika aku belajar online, mereka adalah guruku di rumah.

Setiap hari saya menonton dan mendengarkan penjelasan materi pembelajaran yang diberikan oleh Bapak dan Ibu guru melalui video pembelajaran dan seminggu sekali saya bertemu dengan Bapak guru dan teman-teman.

Aku mempunyai guru yang baik bapak dan ibu…ada pa jujun yang sabar menghadapi kita saat pertemuan, ibu lucy yang cerewet sekali saat pertemuan, ibu elvira yang baik dan lucu, Lushi sayang viona, seperti ibu ancilla yang bisa menyanyi dan mainkan musik mr. Mereka semua mengajari kami dengan keras dan sabar dan kami semua menjadi anak yang pintar.

. Kata-kata ini sangat tepat untuk kita yang sedang PJJ. Terkadang saya bosan dengan multitasking karena saya masih suka bermain. Aku juga sedih karena sejak aku kelas satu sampai menulis cerita ini aku tidak bisa membaca dan bermain dengan teman-temanku.

Pengertian Teks Eksposisi: Ciri Ciri, Struktur, Jenis, Dan Contohnya

“Semoga Tuhan memberkati Indonesia dan seluruh negara di dunia agar wabah covid-19 segera berlalu sehingga saya bisa kembali bersekolah bersama bapak ibu guru dan teman-teman. Semoga kita diberikan kesehatan dan keberkahan dimanapun kita berada. adalah. Amin.” Setelah lulus dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), saya memutuskan untuk mengajar di sekolah yang berbeda dari sebelumnya. Sebenarnya saya sudah kenal banyak orang di sekolah baru ini. Meski begitu, bekerja di tempat baru berarti saya tetap berangkat. melalui proses adaptasi.

Saya bekerja penuh waktu sebagai guru kelas 5 di sekolah ini tanpa pekerjaan tambahan. Saya merasa banyak hal di sekolah ini yang tidak sesuai dengan keinginan atau imajinasi saya. Semuanya jauh dari apa yang saya impikan. Apalagi antusiasme para guru muda di sekolah ini sangat berbeda dengan rekan-rekan mereka di program PPG.

Meskipun saya seorang guru baru, saya mengirimkan banyak entri ke sekolah. Sayangnya masukan saya hanya mendapat sedikit tanggapan. Apakah kamu sedih? Tentu saja. Namun, saya bertekad untuk tidak kehilangan semangat.

Karangan Tentang Pengalaman Selama Belajar Di Rumah

Saya menghabiskan hari-hari saya bekerja di sekolah baru: mengajar kurikulum yang ada, pulang pergi sekolah sesuai jadwal, dan terus mengajar dengan baik meski terkadang merasa tidak nyaman di lingkungan baru. .

Lulus Cepat Dan Ipk Melesat: Cerita Irfan Hermawan Menyelesaikan Studi 3,6 Tahun Dengan Ipk 3,90

Mereka diminta mengirimkan siswanya untuk mengikuti kompetisi Matematika dan Sains (MIPA) tingkat kecamatan yang berlangsung selama satu hari. Tugas tersebut tidak mudah karena sulitnya menemukan siswa yang cocok.

Saat itulah saya mulai bersemangat. Dalam hati saya berpikir, “Tidak apa-apa, jangan ikut-ikutan orang lain

Karangan cerita selama belajar di rumah, pengalaman selama belajar di rumah, karangan selama belajar di rumah, contoh karangan tentang pengalaman belajar di rumah, karangan pengalaman selama belajar di rumah, membuat karangan tentang pengalaman belajar di rumah, puisi tentang pengalaman selama belajar di rumah, karangan tentang selama belajar di rumah, karangan tentang pengalaman belajar di rumah, contoh karangan pengalaman selama belajar di rumah, karangan tentang kegiatan selama belajar di rumah, buatlah karangan tentang pengalaman belajar di rumah

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *