Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal – Makanan Berbahaya bagi Ginjal Tanggal terbit: 14 Feb 2019 Terakhir diperbarui: 12 Okt 2020 Waktu membaca: 5 menit

Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Ginjal berfungsi menyaring darah, membuang limbah melalui urin, memproduksi hormon, menyeimbangkan mineral, dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

Namun, untuk mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit ginjal, sebaiknya Anda juga menghindari dan membatasi makanan tertentu dalam pola makan sehari-hari. Hal ini secara tidak langsung dapat membantu mengurangi penumpukan limbah dalam darah, meningkatkan fungsi ginjal, dan mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

Buat Penderita Batu Ginjal, Ini Makanan Yang Harus Dimakan Dan Dihindari, Termasuk Protein Hewani

Penerapan diet ketat dan pola makan pada makanan tertentu akan bergantung pada derajat kerusakan ginjal. Pengobatan bagi penderita penyakit ginjal yang masih dalam kategori ringan tentu berbeda dengan penderita penyakit ginjal stadium akhir atau penderita gagal ginjal, meski keduanya memerlukan pemantauan ketat terhadap asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Alpukat diduga mengandung banyak nutrisi, termasuk lemak, serat, dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung. Namun alpukat merupakan salah satu buah yang sebaiknya dihindari oleh penderita ginjal karena mengandung kadar potasium yang sangat tinggi

Selain kalori dan gula yang terdapat pada cola dan minuman bersoda (softdrink) lainnya, bahan tambahan berupa fosfor juga terdapat pada minuman bersoda, terutama minuman berwarna gelap. Fosfor digunakan dalam minuman untuk meningkatkan rasa, meningkatkan umur simpan (tanggal kadaluwarsa), dan mencegah perubahan warna pada minuman. Fosfor tambahan ini juga mudah diserap tubuh dan tidak terikat protein sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita ginjal.

Makanan kaleng berupa sup, sayur mayur, kacang-kacangan, atau sarden kalengan sebaiknya dihindari oleh penderita ginjal karena umumnya mengandung sodium atau kandungan natrium yang tinggi. Natrium sendiri berfungsi sebagai pengawet untuk meningkatkan umur simpan. Untuk penyakit ginjal sebaiknya batasi penggunaan makanan dengan kadar natrium rendah.

Makanan Yang Dilarang Saat Kreatinin Tinggi, Apa Saja Itu?

Penderita ginjal sebaiknya tidak mengonsumsi roti gandum dan memilih menggunakan roti tawar dengan kandungan tepung olahan. Meski roti gandum memiliki kandungan serat yang lebih tinggi, namun juga tinggi fosfor dan kalium sehingga kurang baik bagi penderita ginjal. Selain itu, kedua jenis roti tersebut juga biasanya tinggi natrium, sehingga ada baiknya Anda memperhatikan label nutrisi pada setiap rotinya.

Seperti halnya roti gandum, nasi berbahan dasar beras merah merupakan biji-bijian utuh yang memiliki kandungan kalium dan fosfor lebih tinggi dibandingkan nasi putih biasa. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tetap mengonsumsi nasi putih atau bisa mencoba soba sebagai pilihan alternatif yang baik bagi penderita ginjal.

Seperti halnya alpukat, pisang juga merupakan buah yang berbahaya bagi ginjal. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan kalium pada buah pisang. Meskipun pisang secara alami rendah natrium, pisang juga tinggi potasium. Sebagai pilihan lainnya, Anda bisa mencoba mengonsumsi nanas dengan jumlah potasium yang lebih rendah.

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

Susu dan produk turunannya lainnya mengandung berbagai vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh, namun mengonsumsi susu dalam jumlah besar bersamaan dengan makanan lain yang mengandung fosfor dapat membahayakan kesehatan tulang, terutama bagi penderita ginjal. Hal ini terjadi karena kerusakan ginjal menyebabkan fosfor menumpuk di dalam darah, membuat tulang semakin lemah seiring berjalannya waktu dan meningkatkan risiko patah tulang. Selain itu, susu juga mengandung potasium dan protein yang tinggi sehingga jumlahnya harus dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal.

Ini 4 Makanan Yang Perlu Dikonsumsi Pengidap Darah Rendah

Jeruk dan jus jeruk memang dikenal kaya akan vitamin C, namun juga kaya akan potasium sehingga sebaiknya dihindari atau dibatasi, terutama oleh penderita penyakit ginjal. Anggur, apel, dan cranberry bisa menjadi penggantinya karena memiliki kandungan potasium yang lebih rendah

Daging olahan yang telah diasinkan, dikeringkan, atau dikalengkan seringkali dianggap tidak sehat karena mengandung bahan pengawet dan banyak protein. Contoh daging olahan yang harus dihindari adalah bacon, pepperoni, hot dog, dendeng, dan sosis. Garam dalam jumlah tinggi juga biasa ditemukan pada daging olahan untuk meningkatkan cita rasa.

Acar atau makanan yang diawetkan atau diasinkan biasanya mengandung banyak garam (natrium). Oleh karena itu, makanan tinggi natrium sebaiknya dibatasi, terutama bagi penderita penyakit ginjal.

Aprikot kaya akan vitamin A, vitamin C, dan serat, serta mengandung kadar potasium yang tinggi sehingga tidak baik untuk ginjal. Mengatasinya mungkin bisa dilakukan dengan mengonsumsi buah aprikot kering karena kandungan potasiumnya lebih sedikit, namun sebaiknya tidak dikonsumsi bagi penderita penyakit ginjal.

Bolehkah Penderita Batu Ginjal Berpuasa Di Bulan Ramadan?

Kentang dan ubi jalar merupakan sayuran kaya kalium, namun merendam atau mencuci makanan kaya kalium dan memasaknya selama kurang lebih 10 menit juga dapat menurunkan kandungan kaliumnya. Kandungan potasiumnya mungkin berkurang, namun bukan berarti hilang.

Tomat merupakan buah dengan kandungan potasium yang tinggi sehingga tidak baik dikonsumsi oleh penderita ginjal. Memilih makanan alternatif dengan kandungan kalium lebih rendah akan membantu mengontrol kondisi ginjal agar berfungsi dengan baik.

Makanan olahan juga biasanya tinggi natrium karena banyak pengolahannya, misalnya pizza, mie instan, atau makanan siap saji yang nantinya bisa dipanaskan di microwave. Selain itu, makanan olahan juga akan menurunkan kadar nutrisi sebenarnya.

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

Sayuran berdaun hijau seperti bayam mengandung banyak nutrisi dan mineral penting bagi tubuh, seperti potasium. Meski memasak sayuran berdaun hijau akan mengurangi ukuran porsinya menjadi lebih kecil, namun kandungan kalium (kalium) akan tetap sama sehingga penderita ginjal sebaiknya membatasi konsumsinya.

Rekomendasi Sarapan Pagi Untuk Penderita Penyakit Ginjal

Kismis, plum, dan kurma merupakan jenis buah-buahan kering yang banyak tersedia di pasaran. Saat buah-buahan ini dikeringkan, nutrisinya terkonsentrasi, termasuk potasium. Namun kismis, plum dan kurma kurang baik untuk ginjal, apalagi jika dikonsumsi berlebihan.

Jajanan siap saji seperti keripik dan kerupuk cenderung rendah nutrisi dan relatif tinggi garam. Selain itu, kerupuk dan keripik berbahan kentang juga tinggi potasium sehingga berbahaya bagi ginjal.

Ada banyak faktor risiko penyakit ginjal, salah satunya adalah diabetes yang tidak terkontrol dan dampak tekanan darah tinggi. Selain itu kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol mempunyai resiko penyakit jantung, virus hepatitis C dan infeksi HIV juga dapat menjadi penyebab penyakit ginjal.

Ketika ginjal rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik, cairan akan menumpuk di dalam tubuh dan limbah juga akan menumpuk di dalam darah. Ginjal yang rusak juga dapat membuat tubuh kesulitan menyaring produk limbah yang dihasilkan dari metabolisme protein.

Punya Penyakit Ginjal, Hindari Konsumsi Makanan Ini

Bedanya, penderita penyakit ginjal kronis harus membatasi jumlah protein dalam makanannya karena ginjal juga tidak mampu membuang kelebihan natrium, kalium, dan fosfor dari dalam tubuh, sehingga berisiko meningkatkan kadarnya. mineral dalam darah. Sedangkan penderita penyakit ginjal stadium akhir sangat membutuhkan protein lebih banyak karena proses cuci darah yang sedang berlangsung.

Namun untuk mencegah dan mengurangi dampak buruk secara keseluruhan, sebaiknya pasien ginjal atau orang yang berisiko terkena penyakit ginjal mengurangi makanan yang tinggi natrium, kalium, dan fosfor.

Tim Editorial berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca. Kami bekerja sama dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber terpercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial di sini.

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

Artikel ini hanya untuk informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. anjurkan agar Anda terus berkonsultasi langsung dengan dokter yang ahli di bidangnya.

Baik Untuk Penderita Ginjal Kronis, Ini 7 Jenis Makanan Sehatnya

Konten ini ditulis atau direview oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber terpercaya.

Tim Editorial berkomitmen untuk menyajikan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terkini, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial selengkapnya di sini.

Jika Anda mempunyai pertanyaan atau komentar mengenai artikel kami, Anda dapat memberitahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected]Ginjal merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Sayangnya masih banyak orang yang melupakan peran organ ini dan tidak peduli dengan kesehatan ginjal. Pola hidup yang tidak sehat dapat mengganggu kesehatan ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal. Kondisi ini menyebabkan limbah yang seharusnya dikeluarkan dari tubuh penderita gagal ginjal menumpuk di dalam tubuh. Untuk menjaga kondisi tersebut, penderita gagal ginjal sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung tinggi kalium dan fosfor, serta membatasi konsumsi protein. Nah, artikel kali ini akan membahas tentang berbagai makanan yang boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal. Apa itu?

1. Kubis Kubis atau kubis merupakan makanan yang bisa dimakan oleh penderita gagal ginjal karena kekurangan kalium. Ada beberapa jenis kubis, namun Anda bisa memilih kubis ungu. Hal ini dikarenakan kubis jenis ini memiliki kandungan fosfor yang lebih rendah. Anda bisa memakannya mentah atau dimasak. Namun lebih baik dimasak, untuk mengurangi kandungan potasiumnya.

Makanan Pantangan Bagi Pasien Gagal Ginjal Menurut Rsud Banjarnegara

2. Mentimun Sumber: http://doktersehat.com Selain kubis, makanan rendah kalium yang bisa dimakan oleh penderita gagal ginjal adalah mentimun. Makanan yang rasanya segar dan identik dengan lalap ini juga bisa dibuat menjadi acar atau salad. Gunakan lemon dalam acar atau salad, karena lemon juga baik untuk ginjal Anda!

3. Kacang panjang Bahan makanan ketiga yang boleh dimakan oleh penderita gagal ginjal adalah kacang panjang. Sayuran ini juga rendah potasium. Lebih mudahnya, karena sayuran ini sudah tidak asing lagi di dapur orang Indonesia, sehingga tidak perlu repot atau bingung cara mengolahnya.

4. Singkong Makanan selanjutnya yang bisa dimakan oleh penderita gagal ginjal adalah labu siam. Daging hanya mengandung 25 miligram (mg) fosfor dan 100 mg kalium. Labu siam juga mengandung vitamin A, B, C, niasin, dan albuminoid kecil. Anda bisa memadukannya dengan kacang panjang untuk mendapatkan santapan lezat dan bergizi.

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Ginjal

5. Kacang Sumber: http://hellosehat.com Bahan makanan selanjutnya yang bisa dimakan oleh penderita gagal ginjal adalah kacang-kacangan. Kacang juga merupakan sayuran yang rendah potasium. Anda bisa dengan mudah mengolah sayur ini dengan cara digoreng. Memasak dengan cara digoreng juga akan mengurangi kandungannya

Makanan Untuk Kesehatan Ginjal Pasien Cuci Darah

Makanan yang boleh dikonsumsi penderita ginjal, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita batu ginjal, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita gula darah tinggi, makanan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes, makanan yang boleh dikonsumsi penderita batu ginjal, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita asam urat, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita gonore, makanan yang boleh dikonsumsi penderita diabetes, makanan yang boleh dikonsumsi penderita gagal ginjal, buah yang tidak boleh dikonsumsi penderita ginjal, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita jantung

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *